Lebaran in Style Bareng Berrybenka dan Hijabenka Yuk!

FotorCreated hijabenka

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons & InvolveAsia X HB & BB. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher berrybenka dan voucher hijabenka disponsori oleh Berrybenka & Hijabenka.

Lebaran sudah semakin dekat. Menyambut hari yang fitri, sudahkah mempersiapkan pakaian terbaik? Bertemu dengan sanak saudara, tentunya ingin menunjukkan impression yang baik. Jangan hanya puas memakai baju muslim saja, yuk padu padan busanamu dengan pilihan gaya yang sesuai karakter bareng Berrybenka dan Hijabenka.

Elegan

FotorCreated
Tampil dengan gaya elegan saat Lebaran, kenapa tidak? Pilih Gwen Emmer Top in White dengan model lengan panjang berbahan lace. Padukan dengan Cayden Long Pants yang punya model high waist yang memberikan kesan trendy.

Perpaduan dua busana ini cocok digunakan bagi kamu yang ingin terlihat tinggi. Buat penampilan makin bold dengan menambahkan elemen warna lain yang lebih light, seperti sepatu Glenn Heels Green. Aksen straps dan warna light green yang fresh bikin penampilan makin anggun saat halalbihalal.

Jangan lupa, bawa clutch bag Chloe Yellow yang warnanya senada dengan sepatu untuk menciptakan aksen yang berbeda. Clutch cantik bikin gaya elegan makin standout!

Hijab

FotorCreated hijabenka
Gaya berhijab saat Lebaran masih menjadi favorit. Mau tampil anggun saat Hari Kemenangan tiba? Pilih Amara Dress Grey yang menawan dengan layer simple pada sisi depan. Warnanya yang earth tone, jadi makin mudah dipadukan dengan fashion item lainnya. Untuk hijab, lebih baik pilih yang memiliki warna terang dan bermotif agar penampilan tidak flat.

Hijab instan Feather Instant Shawl ini punya motif yang unik dan warna yang kalem dipadukan dengan Amara Dress. Apalagi bentuknya yang instan, nggak perlu waktu lama untuk membuatnya cantik seketika. Senada dengan warna hijab, pilih Katiya Shoulder Bags-Red untuk menyempurnakan gaya. Modelnya yang simple, pas untuk menyimpan smartphone, dompet dan keperluan kecil lainnya.

Masih dengan warna merah, lengkapi gaya hijab dengan 0315 Mela Red. Ballet shoes ini punya jenis strap unik yang bikin penampilan makin manis. Then, show your perfection!

Feminin

FotorCreated feminin
Jika ingin tampil feminin dengan sentuhan modern, Borryan Dress dari Stratto ini akan menjadi gaun malam yang cantik. Detail ruffle dan kerah halter yang dimilikinya bikin penampilan makin feminin. Padukan dengan Suzanne Block Heels Black dengan aksen angkle strap yang manis melingkar pada bagian mata kaki. Warna hitam dipilih untuk memberikan nuansa yang elegan saat melangkah.

Berikan aksen warna mewah dengan memilih clutch Kenndy – Gold dari Verzoni. Nuansa gold yang diberikannya menambah kesan mewah dan feminin dalam waktu yang sama. Pakai juga Gladiodi Bracelet dengan gaya ethnic yang manis. Perpaduan warna gold dan hijau yang dimilikinya, bikin penampilan makin chic.

Edgy

edgy
Bagi pemilik gaya edgy, tidak perlu memaksakan diri untuk tampil yang bukan diri sendiri. Padukan Loewy Crop Top lengan panjang warna hitam dengan Celine Highwaist Skinny Jeans warna light blue yang trendy.

Untuk menambah aksen yang berbeda, pakai Milly Scarf Yellow yang bermotif abstrak cantik. Padukan dengan sepatu boots  Hk 6-j6 Apricot yang memberikan nuansa simple look yang chic.

Bikin gaya edgy makin kental dengan menenteng Rinda Tote Bag-white dengan aksen fringe pada bagian depan. Warna monokrom yang dimilikinya bikin gaya edgy-bohemian kamu makin perfect!

Karakter mana nih yang menjadi pilihan? Semua fashion item di atas bisa didapatkan di Berrybenka dan Hijabenka. Makin seru kalau dapetnya gratisan dari ShopCoupons & InvolseAsia. Ikutan aja Kompetisi Blogger Lebaran 2016, total hadiahnya sampai 3,5 juta lho! Saya juga ikutan lewat postingan ini, mhihi.

Kompetisinya tinggal sehari, sayang kalau enggak ikutan. Kalau mau syaratnya bisa klik di sini. Kalau menang kan lumayan, bisa gaya pas lebaran. Apalagi baju-baju dari Berrybenka dan Hijabenka ini kece abis, bikin cantik maksimal. E-commerce yang terpercaya, gambar sama aslinya sama. Harganya OK, sesuai dengan kualitasnya. Diskonnya apalagi, bikin belanja nggak bisa berhenti!

Sampai di sini, pastikan diri tampil kece saat Lebaran nanti!

BB_HB_Blogger_Contest_FB_Post

Advertisements

[Dear Husband] Post Partum Depression

san_francisco_maternity_session_0003(pp_w900_h600)

©jasmineleephotography

Menikah dengan yang sangat dicintai, hamil dan dikaruniai anak. Rasanya bahagia menjadi wanita itu begitu sempurna, ya? Beberapa minggu lagi saya akan menikah, bayangan akan kehidupan rumah tangga rasanya semakin jelas di depan mata. Ada banyak sekali cemas, hingga pagi ini saya dibuat bergetar saat membaca kisah seorang suami yang istrinya mengalami Post Partum Depression.

Post Partum Depression adalah depresi pasca persalinan atau dalam kasus ringan biasa dikenal dengan Baby Blues. Hal ini biasanya terjadi beberapa minggu pasca persalinan yang ditandai dengan rasa cemas, marah, suasana hati yang tiba-tiba berubah, sering menangis hingga sedih. Dalam perkembangan yang lebih serius, hal ini disebut dengan Post Partum Depression.

Post Partum Depression ini pun ternyata terbagi menjadi 3 tingkatan, yakni Postpartum Blues atau yang lebih terkenal dengan gangguan mental ringan pasca melahirkan. Selanjutnya Postpartum Depression atau  chronic depressive syndrome yang lebih kronis. Lalu, Postpartum Psychosis atau puerperal psychosis yang lebih dikenal dengan depresi kronis pasca persalinan. Pada tingkatan ini, penderita bahkan mengalami halusinasi sehingga tingkah lakunya menjadi irasional.

Postpartum-Depression-woman-baby-RM-722x406

Catherine Delahaye/Corbis via ©whattoexpect

Kisah seorang ibu yang pernah menderita Post Partum Depression bisa dibaca di Melawan Post Natal Depression. Sebagai wanita dan juga calon ibu nantinya, saya bisa merasakan betapa beratnya menjadi ibu yang mengalami depresi serupa. Halusinasi, rasa tidak tenang dan ketakutan yang berlebihan bahan bisa membahayakan orang-orang tersayang. Bahkan beberapa dari mereka berusaha menyakiti yang ada di sekitarnya. Bahkan, melakukan bunuh diri.

Pada beberapa sumber, Post Partum Depression bisa disebabkan oleh kondisi tertekan selama masa kehamilan. Sebut saja adanya konflik selama perkawinan, rasa ragu saat masa kehamilan, lingkungan yang berat hingga kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.

Calon ibu yang tidak mendapatkan dukungan dari pasangan, keluarga dan orang terdekat. Mendapati anaknya sakit dalam kandungan. Menderita Severe Prementrual Syndrome (PMS) adalah wanita yang berpotensi menderita Post Partum Depression.

Tidak dipungkiri saya adalah tipe wanita yang mudah mengalami stres dan PMS saat periode datang bulan. Membaca kisah di atas, bagaimana bisa spekulasi buta dalam kepala tidak muncul dan meraba-raba.

Teruntuk para calon Ibu,
Semua orang mencintaimu. Semua orang ada untukmu. Kamu, tidak sendiri. Lihatlah suamimu, yang selalu ada dan siaga. Kamu wanita kuat yang terpilih, menjadi seorang Ibu.

Teruntuk para calon Ayah,
Jangan lengah memandang istri dan bayi kecilmu di dalam sana. Hujani dengan cinta dan doa setiap saat. Manjakan dengan sentuhan penuh kasih sayang yang tak terhitung jumlahnya. Saat lelah dan mungkin ingin marah, bersembunyilah dulu di dapur rumah. Lalu, kembalilah sebagai ayah dengan sentuhan sayang paling hangat. Lihatlah, istri dan anakmu juga sedang berjuang.

schulte-maternity-47

©photosbylaurenashley

Kejadian ini bisa dijadikan pelajaran, jika kasih sayang dan dukungan sangat diperlukan oleh para calon Ibu. Kesiapan mental perlu ditanam dalam. Saya tahu jika setiap orang mengalami banyak permasalahan dan ceritanya sendiri. Berkata saja mungkin mudah, tapi paling tidak cobalah.

Selamat memberikan hujan kasih sayang, sentuhan paling hangat dan dukungan terhebat. Pastikan untuk selalu ada, ya.

 

Say Yes.

say yes

©pinterest

 

Apa susahnya mengatakan ‘iya’?
Susah, apalagi bagi wanita.

Kali ini saya ingin bercerita, tentang seorang teman yang sedang ragu untuk mengatakan ‘iya’ pada pasangannya. Kisah mereka ini bisa dibilang epic. Tujuh tahun bersama, bukan waktu yang singkat. Entah sudah berapa masa yang mereka lalui bersama. Saya kurang tahu pasti. Yang jelas, kini mereka sedang menunggu kata ‘iya’ dari sang wanita.

Setahu saya, mereka sudah bersama semenjak bangku kuliah. Teman yang kemudian menjadi pasangan. Begitu, cerita mereka pada awalnya. Setiap hari bertemu dan bersapa. Kini mereka harus LDR beda pulau. Jarak selalu mengganggu? Tidak hanya itu, sinyal redup redam di hutan Kalimantan sering menciptakan komunikasi yang tak lancar. Begitu, curhatnya pada saya tahun lalu.

Selayaknya pasangan LDR lainnya, mereka bertemu banyak hal-hal yang mengganggu. Yang membuat kagum adalah, mereka menghadapinya dengan sangat dewasa. Biar pun, saya pernah menemukannya menangis histeris di pagi hari. Tapi, tak ada perang status di social media, tidak ada kata putus yang begitu saja terucap, tidak ada drama Korea yang membabi buta. Bahkan, tidak ada batasan hingga posesif itu tercipta.

Mereka punya cara tersendiri untuk menghabiskan waktu bersama. Setelah tahun pertama atau kedua LDR, pasangannya pulang ke kota asal. Senang melihat mereka menghabiskan waktu bersama. Lalu, teman saya mendadak memakai kalung dengan simbol love berwarna biru. Cantik! Saya pun iri melihatnya. Harapannya beberapa tahun ke depan, akan ada cincin yang melingkar di jari manis-nya.

Hubungan kedua keluarga mereka juga sangat baik. Tidak jarang teman saya suka menghabiskan malam minggunya ke rumah calon ibu mertua. Hanya sekadar menanyakan kabar dan menghabiskan waktu bersama. Saya ingat hari itu, teman saya terlihat sangat cantik.

Sekilas mereka terlihat baik-baik saja. Foto profil social media juga banyak yang berdua. Tapi, tidak ada yang tahu arti mata sembab di suatu pagi. Atau, room chat yang kosong beberapa hari. Mereka mungkin mengalaminya. Entahlah saya juga tidak tahu bagaimana benarnya. Tapi mereka juga mengalami masa-masa berat.

Beberapa saat yang lalu, teman saya menghabiskan akhir pekannya ke kota pasangan. Pertemuan yang singkat, namun punya banyak arti yang memikat. Saya percaya jika setiap pertemuan memiliki misi. Entah ingin menunjukkan apa, hanya mereka yang tahu jawabannya.

Kembali lagi pada kata ‘iya’. Memang cuma satu kata, tapi saat pertanyaannya itu mengarah pada hidup bersama rasanya akan jauh lebih berbeda. Saya sendiri tidak pernah mengatakan ‘iya’. Saya hanya terjebak dalam pertemuan keluarga yang tiba-tiba, lalu ada cincin yang melingkar di sana.

Mungkin teman saya akan membaca postingan ini. Jadi saya ingin berbagi tentang adegan sore, yang semoga cukup kuat untuk membuatnya melangkah.

We both capable of everything. Anything is possible and manageable
As long as we are together. Nothing will be too hard. Let’s make the magic happen.
You and me.

Pasangan saya mengatakannya lewat room chat sore ini. Saat saya berkeluh kesah membabi buta. Memang ada banyak hal berat di luar sana. Tapi saat sudah mengatakan ‘iya’, segalanya akan dihadapi bersama.

Untuk teman yang sedang membaca, saya berharap kamu selalu bahagia.

[Menjelang Pernikahan] Mau Mendidik Anak Seperti Apa?

cute-child-girl-with-teddy-bear

©myfreewallpapershub.com

Menantikan hari pernikahan adalah hal yang sangat menyenangkan. Terkadang, saya dan pasangan tenggelam dalam imajinasi kehidupan setelahnya. Sarapan pertama apa yang akan dihidangkan, kata apa yang akan saya ucapkan di pagi hari saat dia bangun hingga kebiasaan pagi apa yang akan kami lakukan di akhir pekan.

Ada banyak rencana yang terlintas, rasanya sangat menyenangkan. Hingga pada suatu sore di Mall, kami melihat beberapa anak kecil sibuk memainkan gadget-nya. Mengambil foto selfie, lalu dengan serius memilih beberapa filter. Panggilan dari sang ibu pun diacuhkan.

“Sebentar Ma, adek masih upload foto,” ucapnya cuek.

Kami hanya terdiam. Ada banyak pertanyaan di kepala. Apa yang dilihatnya di social media, siapa yang diajaknya ngobrol, foto macam apa yang sedang dipostingnya, dan apa saja yang telah ia baca di Internet. Sebagai calon orang tua, kami mulai resah.

Keresahan selanjutnya datang saat saya sedang menemani keponakan bermain game. “Ini lho Tante, karakter game-nya bagus.” Tanpa ragu saya melihatnya dan terdiam beberapa saat. Karakter yang dimaksudnya adalah seorang perempuan, dengan pakaian dan bentuk tubuh seksi. Baiklah, ini adalah ‘dunia’ anak-anak yang tidak pernah saya sangka sebelumnya.

Hidup di era digital, memang memberikan banyak kemudahan. Begitu juga memberikan gadget pada anak, memudahkan orang tua untuk bisa keep in touch dengan mudah. Namun, di baliknya ada banyak risiko buruk yang mungkin bisa terjadi. Baiklah, saya semakin resah.

Saya dan pasangan membahas topik ini setiap makan bersama. Dia mulai browsing tentang artikel-artikel parenting. Begitu juga dengan saya yang mencari gadget aman untuk anak-anak. Kami lalu sibuk sendiri, sampai membiarkan kopi jadi dingin dan beach berry tak segar kembali.

“Anak-anak bisa pakai gadget, asal yang ada parental control-nya,” celetuknya, sambil tetap fokus pada layar smartphone.

“Memangnya ada? Tapi anak-anak nanti tetap butuh pendampingan ekstra. Nggak bisa dibiarin aja pegang gadget,” jawab saya menggebu.

Baiklah, rencana pernikahan masih berbulan-bulan depan. Tapi entah kenapa topik pembicaraan tentang anak ini menjadi begitu serius. Lebih serius dari pada pemilihan souvenir, baju pernikahan dan hidangan catering. Meskipun masih jauh, kami hanya ingin jadi orang tua terbaik yang pernah ada.

“Anak-anak nanti dibolehin main gadget, maksimal 1 jam lah per hari. Atau lebih baik waktu weekend aja?”

Deal, anak-anak juga dibolehkan main socmed. Asal udah ngerjain tugas dan harus keep follow sama kita.”

Satu kesepakatan terbuat sudah. Kami sepakat untuk memberikan alokasi waktu. Lebih penting lagi, kami sebagai orang tua harus mampu jadi role model yang baik. Kurangi juga main gadget saat di rumah. Banyakin quality time bersama keluarga. Membahas hal ini, rasanya saat ‘hidup bersama’ menjadi semakin dekat.

Mendampingi anak-anak saat ‘berjelajah’ dengan internet menjadi kesepakatan selanjutnya. Bisa dimulai dengan membiasakan untuk berjelajah informasi dan aplikasi yang bermanfaat untuk menambah pengetahuannya. Tentu saja konten tersebut juga memiliki manfaat, bersifat mendidik, merangsang daya pikir dan juga kreativitas-nya.

Tugas sebagai orang tua, rasanya tidak ada habisnya, ya? Tapi memang ini yang harus dijalani. Kami tidak ingin memiliki anak yang hanya lucu dan imut-imut saja. Tapi juga berakhlak baik dan tumbuh dengan baik, seperti mama dan papa-nya *kibas rambut.

Pencarian masih berlanjut, lalu mempertemukan kami dengan gadget yang menarik seluruh perhatian, Acer Liquid Z320. Inilah penampakannya..

selektif-memilih-perangkat-600x318

©acerid.com

Acer Liquid Z320 ini memiliki fitur Kids Center, yaitu pre-install application yang sudah ada dalam smartphone. Gunanya untuk membatasi aplikasi yang digunakan oleh anak. Fitur ini juga dilengkapi dengan parental control yang bisa memantau aktivitas internet anak. Fitur keamanan ini dapat mencegah anak dari mendownload konten dewasa atau membeli aplikasi baru tanpa seizin spAcer.

“Acer Liquid Z320 ini dukung banget kalau kita mau edukasi anak-anak. Duh, lega kalau ada smartphone yang begini,” ucap pasangan saya sambil meneguk kopinya, yang sudah dingin.

2-batasi-konten-600x318

©acerid.com

Saya masih mencari-cari apa lagi yang dimiliki Acer Liquid Z320 ini. Ternyata Acer Liquid Z320 ini bisa digunakan sebagai sarana belajar yang seru dan mengasyikkan. Acer sudah sengaja mengisi fitur Kids Center ini dengan berbagai konten bermanfaat bagi anak-anak. Terhitung ada ribuan aplikasi edukasi untuk membantu anak belajar sekaligus mengasah kreativitasnya.

Jika anak butuh sarana hiburan, Kids Center juga menyediakan aplikasi gaming dan video yang bisa dinikmati si kecil saat pulang sekolah. Baiklah, kini saya dan pasangan bisa bernafas lega. Anak-anak bisa tetap memanfaatkan kemajuan teknologi dan mengambil sisi positif-nya. Bonusnya, kami lebih lega saat mereka berjelajah bersama Acer Liquid Z320.

“Acer Liquid Z320 punya Blue Light Shield juga, bagus nih!” kata pasangan saya penuh semangat.

Pasangan saya memiliki mata minus. Pekerjaannya dalam bidang IT juga mengharuskannya berhadapan dengan layar komputer, laptop dan smartphone sepanjang hari. Saya mengerti jika dia sangat concern dengan  kesehatan pengelihatan. Teknologi Blue Light Shield yang dimiliki Acer Liquid Z320 dapat mengontrol banyaknya cahaya biru yang muncul pada layar ponsel.

Menurunnya cahaya biru dapat mengurangi efek negatif dari paparan cahaya di layar. Hal ini tentu saja dapat membuat mata jadi lebih nyaman di depan layar. Ini menjadi poin penting yang juga disukai pasangan saya.

Spesifikasi yang dimiliki Acer Liquid Z320 ini juga cukup mumpuni. Dia punya sistem operasi Android lollipop, prosesor Quad Core 1,1 GHz, RAM 1 GB. Mau selfie bareng di kecil? Acer Liquid Z320 dilengkapi dengan dual kamera 5MP untuk primary dan 2MP untuk secondary. Dilengkapi juga dengan voice control, untuk membantu melakukan selfie dengan perintah suara.

acer-600x318

©acerid.com

Mau mendengarkan lagu anak-anak? Acer Liquid Z320  punya kualitas speaker terbaik dengan dukungan audio DTS sound. Dengan begitu, saya dan juga anak-anak bisa mendapatkan pengalaman audio yang berbeda. Cukup memuaskan, bukan?

Diskusi kami akhiri dengan menghembuskan nafas panjang, tanda lega. Pernikahan kami memang sedang menunggu hari. Tapi tidak ada salahnya kami mempersiapkan segalanya mulai dari kini. Orang tua bagaikan pena, yang memiliki kuasa menuliskan apa saja pada selembar kertas putih bernama, anak-anak.

Segalanya memanglah pilihan. Kami memilih untuk menjadi orang tua yang selalu update dengan perkembangan zaman. Tidak hanya kasih sayang dan juga sarana yang diberikan, namun juga perhatian yang sesuai dengan zaman di mana mereka tinggal. Kami memilih Acer Liquid Z320 sebagai pendampingnya kelak. Yang bisa menemaninya berjelajah internet tanpa perlu resah.

Komunikasi bersamanya tetap lancar, tanpa perlu takut ia akan menemukan konten yang belum sesuai dengan umurnya. Kecemasan kami sepertinya juga dirasakan sebagian orang tua di luar sana. Jadi, dengan Acer Liquid Z320, anak senang, orang tua tenang!

Doakan kami mampu menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak, kelak.

Mr.Chars & Ms.Ay

banner

Semesta Suka Bercanda

IMG-20151114-WA0002

Semesta terkadang suka bercanda. Candaannya pun tak biasa. Terkadang bisa membuat hilang segalanya atau mungkin bahagia dalam sekejap saja. Saya ingin bercerita tentang dua orang yang sedang diajak bercanda oleh semesta.

Candaan itu berawal dari segelas susu cokelat hangat di meja kerja. Tentu saja segelas susu itu tak datang sendiri, ada yang mengantarnya. Dengan senyum kaku, langkah ragu dan tatapan mata yang malu. Laki-laki itu mendekat, meletakkan segelas susu cokelat, tersenyum sebentar, lalu berlalu pergi. Wanita itu bahkan tak berani menatap. Hanya sesekali mencuri, dari ekor mata dengan mantap. Adegan itu berulang beberapa kali, di beberapa pagi.

IMG20150909090100

Segelas susu cokelat kedua.

Bukan segelas susu cokelat biasa, ada catatan kecil yang terselip di punggung. Dua tiga empat kata. Sederhana, tapi cukup membuat tawa. Mereka sedang berusaha mengenal. Atau bisa dibilang si laki-laki berusaha menunjukkan perhatian. Meyakinkan diri sendirinya juga. Jika mereka akan bersama, nantinya.

Adegan segelas susu cokelat kini mulai beralih, dengan chat room yang panjang, telepon yang malu dan juga tatapan mata ragu saat bertemu. Keduanya baru saja melewati masa yang berat. Tapi ada keinginan untuk mencoba lagi. Namun hanya sekali. Mereka bergantung pada segelas susu cokelat setiap pagi.

Pertemuan selanjutnya ada pada keramaian konser musik yang tidak mereka mengerti, cafe cantik dengan sandwich, ruang bioskop dengan cerita kelelawar dan cafe lantai dua dengan pizza cheesy cheese. Mereka lalui dengan pertemuan kaku yang menggebu. Dengan cerita masa kecil, pekerjaan, hobi hingga makanan yang tidak disukai.

IMG20150915183445

Wanita itu hanya berani melihat arah punggungnya saja.

Ada banyak keraguan yang mengganggu. Hingga akhirnya muncul pertanyaan ‘Apakah kita sedang membuang waktu?’. Wanita itu terlihat takut. Pucat untuk memulai. Namun, terlalu pengecut untuk mundur. Hingga pada suatu malam, saat berkumpul bersama teman ternyata tidak begitu menyenangkan. Laki-laki itu datang menjemput. Mengantarkan pulang, membawanya dalam ketenangan.

Adegan sederhana itu membawa mereka, pada satu hari yang menentukan. Semesta mulai bercanda, dengan restu yang tiba-tiba di hari ulang tahun mama si wanita. Mereka bersama tanpa ada kata meminta dan mengatakan ‘iya’.

Sebulan kemudian, ada kunjungan yang tiba-tiba. Cincin yang begitu saja dibawa. Mereka bertunangan. Segalanya terlihat begitu sempurna? Siapapun akan mengira hal yang sama. Tanpa ada yang tahu, beberapa bulan hingga tahun yang lalu. Ada kehilangan yang mendalam, ada marah yang membuncah dan kecewa yang tak terkira. Bukan waktu yang sebentar. Inilah kadonya. Pertemuan tiba-tiba yang penuh bahagia.

Beginilah semesta saat bercanda. Yang perlu dilakukan hanya percaya. Ada kekuatan Yang Maha Segalanya. Kini mereka sedang menghitung hari. Bertengkar hingga tengah malam. Berpelukan tanpa jeda. Dan masih jatuh cinta pada secangkir susu cokelat, setiap pagi.

TUJUH. Let me show you to the world.

A post shared by ayu miranty (@ayumiranty) on

Wanita itu saya. Laki-laki itu dia. Terima kasih semesta, sudah mengajak kami bercanda.

[For Him] Ini Bukan Kata Seperti Biasanya..

pamelasanfordtypepadcom

©theodysseyonline.com

Saat ada yang memberi sesuatu yang bernilai 1, apakah kamu akan memberikan angka dengan nominal yang sama? Apalagi jika dia adalah orang paling berpengaruh. Kalau bisa, berikan angka yang tidak terhingga.

Begini, saya sedang jatuh cinta. Dia banyak memberikan hal yang tidak bisa dihitung dengan angka. Yang membalasnya, saya pun tidak tahu bagaimana caranya. Baiklah, kali ini saya ingin memberikan sesuatu pada seseorang. Yang saat dia memilikinya, saya ada di dalamnya. Jadi, bantu saya menemukan pemberian yang sesuai untuknya.

Dia sangat suka lari. Memberikan kado sepatu lari terbaru dengan brand ternama, awalnya saya pikir itu adalah pilihan yang tepat. Tapi, setelah dipikir ia sudah memiliki kurang lebih 10 pasang sepatu di kamarnya. Jadi, itu adalah kado yang mudah ditebak. Kado yang biasa.

Dia sangat suka toys. Entahlah, saya tidak pernah mengerti dengan hobinya ini. Ada banyak mainan dengan ukuran mini tertata rapi di kamar dan meja kerjanya. Sebagai orang terdekatnya, saya mencoba mengerti. Mungkin mereka imut layaknya ketika saya melihat teddy bear besar berwarna coklat dengan pita merah di lehernya. Apakah ia akan suka jika saya menambah koleksi mainannya? Ternyata tidak, beberapa hari yang lalu saya melihatnya mengepak mainan kesukaannya. Menumpuknya di antara kardus lainnya.

Lets ride it out… #tomica #jeep #toysphotography #gift #toys #limitedseries #adorablepiece #jeepwrangler

A post shared by Charis (@charischars) on

Memikirkan apa yang disukainya, sedikit lelah rasanya. Lalu, saya mencoba untuk memikirkan apa yang kami sukai. Bermain kata. Saya dan dia suka sekali bermain kata-kata. Biasanya kami akan membuat kata-kata pada notes, dan mengirimya setiap hari. Menurut kami, kata-kata memiliki kekuatan tersendiri untuk menunjukkan sesuatu. Lalu, apakah seharusnya saya memberinya kata-kata dengan cara yang berbeda?

Penjelajahan via internet dimulai. Hingga akhirnya saya menemukan sesuatu yang tidak biasa.

Your shirt should be like your bed. It just feels like you are home when you are in it. Saya menyukai kata-kata pada Design Kaos. Saat memakainya, semoga ia merasa ada saya di dalamnya. Ide-ide gila mulai menyambar tentang Custom Tshirt, Kaos Custom, Design Kaos, Design Tshirt, Print Kaos, Print Tshirt dan masih banyak yang lainnya. Lalu, apakah bisa jika saya membuat desain sendiri?

Kata kunci Design Tshirt online, Design Your Own Tshirt dan Online Tshirt Creator hasil pencarian di internet mempertemukan saya dengan sebuah platform creative shirt bernama Utees.me. Saat pertama kali melihatnya yang ada dalam benak adalah “Damn, finally I find you”

Bikin makin tertarik adalah semua Design Kaos punya kategori tersendiri, mulai dari lifestyle, music, geek, romance, cocial, party, inspirations dan juga illustration. Semua orang bisa mengekspresikan dirinya dengan membuat Design Kaos dan juga Design Tshirt sesuai dengan personality dan kecintaannya. Bisa dilihat di sini ya!

Seperti saya yang ingin memberikan pemberian yang orisinil, berbeda dan nggak biasa. Utees.me menjadi pilihan untuk bisa Custom Tshirt sendiri. Setelah menjalani proses stalking yang cukup lama, akhirnya menemukan jika Utees.me menyediakan Online Tshirt Creator. So, siapa saja bisa membuat Design Kaos sendiri.

Let me try. Pertama saya harus login menggunakan akun Utees.me. Karena masih newbie, maka harus login dulu dan melakukan registrasi. Setelah beres, bisa pilih kaos sesuai model yang diinginkan. Ada kaos pria, wanita, dan juga anak-anak. Ukurannya juga variatif banget, mulai dari XS hingga XXXL. Setelah itu, pilih warna. Ada berbagai macam warna yang kece dan youthful. Ah pick the red one, he will love it! Bisa juga pasang templates, memberi images dan juga text.

Karena saya ingin bermain kata-kata, maka text yang menjadi pilihan. Lalu, pilih jumlah yang dipesan, kirain bikin 1 biji aja nggak boleh. Eh, ternyata bisa. Nih, bikin makin suka! Semua penjelasan cara penggunaannya lengkap banget dan mudah dimengerti kok!

Langkah selanjutnya adalah mengisi identitas lengkap yang ada di bulk order lalu klik Add to Cart untuk pembayarannya. Saya yang nggak terlalu bisa design, ternyata bisa juga membuat Design Kaos. Kabar gembiranya lagi, dengan berbelanja Custom Tshirt menggunakan akun Utees.me bisa mendapatkan free shipping ke seluruh kota di Indonesia.

Jadi, buat yang ingin memberikan sesuatu yang berbeda untuk mereka yang tercinta. Utees.me ini bisa menjadi pilihan yang tidak biasa. Mau Custom Tshirt, Kaos Custom, Design Kaos, Design Tshirt, Design Tshirt online, Print Kaos, Print Tshirt, Design Your Own Tshirt, Online Tshirt Creator. Semuanya bisa dilakukan di Utees.me!

Dan, inilah kata-kata yang sedang dimainkan. Mengajaknya entah kemana, bersama.

uteesme-banner

 

 

Partner of Life: Buku Tua Yang Tak Bosan Dibaca

still life in chiaroscuro: opened antique book, a swan feather and a red rose in a vase

still life in chiaroscuro: opened antique book, a swan feather and a red rose in a vase

“Karena mengenalnya bagaikan membaca buku tua yang tiada habisnya. Selalu ada cerita dan kejutan baru di dalamnya. Biarpun dengan buku yang sama”

Partner of life, tema ini selalu menjadi perbincangan dalam setiap cerita. Rasanya tiada bosannya. Ingin rasanya memutar waktu untuk lebih cepat berjalan, agar segera menemukan. Impian tentang sosok pangeran berkuda yang membangunkan puteri dengan satu ciuman, rasanya setiap wanita pernah memimpikannya. Namun, hidup tidak sesederhana dongeng pangeran dan puteri yang bahagia selama-lamanya pada akhir cerita. Hidup yang sebenarnya, mempertemukan seorang puteri dengan banyak pangeran. Namun, hanya satu yang akan menjadi selamanya.

Hidup itu bagaikan memasuki sebuah perpustakaan. Bahagia atau tidak, bergantung pada buku yang ingin dibaca.

Terkadang, buku tersebut hanya menarik pada lembar kedua dan ketiga. Bahkan, pada lembar pertama, sebagian orang pun ada yang sudah menyerah untuk membacanya. Tampilan gambar dan warna buku yang menarik belum tentu memberikan cerita yang diinginkan. Mungkin, cobalah memilih buku tanpa cover, gambar atau warna. Buku yang polos lebih menarik, karena tidak mudah ditebak. Memang ada rasa ragu yang mengganggu, tapi bukankah buku ini paling berbeda dari ribuan buku lainnya?

Pada lembar pertama, ada banyak cerita bahagia, karakter menyenangkan dan kalimat magis yang membuat siapa saja untuk terus membaca. Bahkan, kamu rela meluangkan waktu untuk membuat notes kecil, membacanya berulang kali hingga membawanya sebelum tidur. Cerita tentang karakter utama sangat membuat bahagia, ada banyak hal unik yang dimilikinya. Kamu pun terus membacanya, tidak peduli pagi sudah datang, tidak peduli mata telah lelah. Hatimu senang, itu sudah cukup.

Pada lembar ke duapuluh, karakter utama semakin dikenal. Masa lalunya mulai terungkap, keburukannya sudah mulai terlihat. Namun, kamu tetap membacanya tanpa henti.

Caranya menghadapi kehidupan, berbuat kesalahan hingga memperbaikinya membuatmu sadar, dia sedang tumbuh.

Proses ini sangat menarik, hingga kamu melewatkan makan malam romantis di atas sungai dengan suara aliran air yang tenang dan temaram lampu yang sayu.

Pada lembar ke limapuluh, karakter dalam buku tersebut sudah mampu membuatmu merasakan apa yang dirasakannya. Saat ia marah, kamu akan memaki dalam hati. Ketika sedih, matamu ikut berkaca-kaca. Saat gembira, senyummu rasanya tiada lelah mengembang.

Pada setiap lembar yang selanjutnya, selalu ada kejutan yang tak terduga. Selalu ada cerita yang membuatmu bahagia dan sedih dalam waktu yang sama. Biar pun setiap hari dibaca, rasanya tiada habisnya. Terkadang ada ragu, tapi siapa pun pasti ingin tahu akhir ceritanya.

Bersamanya bagaikan membaca buku tua yang tiada habis ceritanya. Selalu ada kejutan yang tersimpan, sedih yang terpendam dan bahagia yang panjang. Ada banyak halaman kosong di dalamnya, yang jika dituliskan akan menjadi cerita terbaik yang pernah ada.

Teman hidup bukanlah seseorang yang bisa digenggam tangannya setiap saat. Bukan yang mengucap kata sayang setiap malam. Bukan yang kamu peluk,cium dan tunjukkan di depan ribuan orang.

Teman hidup adalah dia yang bersedia membuka setiap lembar buku yang ingin kamu baca. Membuka setiap pintu yang ingin kamu masuki. Dia yang membawamu menuju tempat paling tinggi dan paling indah yang pernah ada. Dia yang memelukmu dalam dingin dan takut. Dan dia yang menuliskan cerita hidupnya hanya dalam hidupmu.

Morning People, bersiaplah membaca dan selamat jatuh cinta pada setiap lembarnya!