Say Yes.

say yes

©pinterest

 

Apa susahnya mengatakan ‘iya’?
Susah, apalagi bagi wanita.

Kali ini saya ingin bercerita, tentang seorang teman yang sedang ragu untuk mengatakan ‘iya’ pada pasangannya. Kisah mereka ini bisa dibilang epic. Tujuh tahun bersama, bukan waktu yang singkat. Entah sudah berapa masa yang mereka lalui bersama. Saya kurang tahu pasti. Yang jelas, kini mereka sedang menunggu kata ‘iya’ dari sang wanita.

Setahu saya, mereka sudah bersama semenjak bangku kuliah. Teman yang kemudian menjadi pasangan. Begitu, cerita mereka pada awalnya. Setiap hari bertemu dan bersapa. Kini mereka harus LDR beda pulau. Jarak selalu mengganggu? Tidak hanya itu, sinyal redup redam di hutan Kalimantan sering menciptakan komunikasi yang tak lancar. Begitu, curhatnya pada saya tahun lalu.

Selayaknya pasangan LDR lainnya, mereka bertemu banyak hal-hal yang mengganggu. Yang membuat kagum adalah, mereka menghadapinya dengan sangat dewasa. Biar pun, saya pernah menemukannya menangis histeris di pagi hari. Tapi, tak ada perang status di social media, tidak ada kata putus yang begitu saja terucap, tidak ada drama Korea yang membabi buta. Bahkan, tidak ada batasan hingga posesif itu tercipta.

Mereka punya cara tersendiri untuk menghabiskan waktu bersama. Setelah tahun pertama atau kedua LDR, pasangannya pulang ke kota asal. Senang melihat mereka menghabiskan waktu bersama. Lalu, teman saya mendadak memakai kalung dengan simbol love berwarna biru. Cantik! Saya pun iri melihatnya. Harapannya beberapa tahun ke depan, akan ada cincin yang melingkar di jari manis-nya.

Hubungan kedua keluarga mereka juga sangat baik. Tidak jarang teman saya suka menghabiskan malam minggunya ke rumah calon ibu mertua. Hanya sekadar menanyakan kabar dan menghabiskan waktu bersama. Saya ingat hari itu, teman saya terlihat sangat cantik.

Sekilas mereka terlihat baik-baik saja. Foto profil social media juga banyak yang berdua. Tapi, tidak ada yang tahu arti mata sembab di suatu pagi. Atau, room chat yang kosong beberapa hari. Mereka mungkin mengalaminya. Entahlah saya juga tidak tahu bagaimana benarnya. Tapi mereka juga mengalami masa-masa berat.

Beberapa saat yang lalu, teman saya menghabiskan akhir pekannya ke kota pasangan. Pertemuan yang singkat, namun punya banyak arti yang memikat. Saya percaya jika setiap pertemuan memiliki misi. Entah ingin menunjukkan apa, hanya mereka yang tahu jawabannya.

Kembali lagi pada kata ‘iya’. Memang cuma satu kata, tapi saat pertanyaannya itu mengarah pada hidup bersama rasanya akan jauh lebih berbeda. Saya sendiri tidak pernah mengatakan ‘iya’. Saya hanya terjebak dalam pertemuan keluarga yang tiba-tiba, lalu ada cincin yang melingkar di sana.

Mungkin teman saya akan membaca postingan ini. Jadi saya ingin berbagi tentang adegan sore, yang semoga cukup kuat untuk membuatnya melangkah.

We both capable of everything. Anything is possible and manageable
As long as we are together. Nothing will be too hard. Let’s make the magic happen.
You and me.

Pasangan saya mengatakannya lewat room chat sore ini. Saat saya berkeluh kesah membabi buta. Memang ada banyak hal berat di luar sana. Tapi saat sudah mengatakan ‘iya’, segalanya akan dihadapi bersama.

Untuk teman yang sedang membaca, saya berharap kamu selalu bahagia.

Advertisements

Semesta Suka Bercanda

IMG-20151114-WA0002

Semesta terkadang suka bercanda. Candaannya pun tak biasa. Terkadang bisa membuat hilang segalanya atau mungkin bahagia dalam sekejap saja. Saya ingin bercerita tentang dua orang yang sedang diajak bercanda oleh semesta.

Candaan itu berawal dari segelas susu cokelat hangat di meja kerja. Tentu saja segelas susu itu tak datang sendiri, ada yang mengantarnya. Dengan senyum kaku, langkah ragu dan tatapan mata yang malu. Laki-laki itu mendekat, meletakkan segelas susu cokelat, tersenyum sebentar, lalu berlalu pergi. Wanita itu bahkan tak berani menatap. Hanya sesekali mencuri, dari ekor mata dengan mantap. Adegan itu berulang beberapa kali, di beberapa pagi.

IMG20150909090100

Segelas susu cokelat kedua.

Bukan segelas susu cokelat biasa, ada catatan kecil yang terselip di punggung. Dua tiga empat kata. Sederhana, tapi cukup membuat tawa. Mereka sedang berusaha mengenal. Atau bisa dibilang si laki-laki berusaha menunjukkan perhatian. Meyakinkan diri sendirinya juga. Jika mereka akan bersama, nantinya.

Adegan segelas susu cokelat kini mulai beralih, dengan chat room yang panjang, telepon yang malu dan juga tatapan mata ragu saat bertemu. Keduanya baru saja melewati masa yang berat. Tapi ada keinginan untuk mencoba lagi. Namun hanya sekali. Mereka bergantung pada segelas susu cokelat setiap pagi.

Pertemuan selanjutnya ada pada keramaian konser musik yang tidak mereka mengerti, cafe cantik dengan sandwich, ruang bioskop dengan cerita kelelawar dan cafe lantai dua dengan pizza cheesy cheese. Mereka lalui dengan pertemuan kaku yang menggebu. Dengan cerita masa kecil, pekerjaan, hobi hingga makanan yang tidak disukai.

IMG20150915183445

Wanita itu hanya berani melihat arah punggungnya saja.

Ada banyak keraguan yang mengganggu. Hingga akhirnya muncul pertanyaan ‘Apakah kita sedang membuang waktu?’. Wanita itu terlihat takut. Pucat untuk memulai. Namun, terlalu pengecut untuk mundur. Hingga pada suatu malam, saat berkumpul bersama teman ternyata tidak begitu menyenangkan. Laki-laki itu datang menjemput. Mengantarkan pulang, membawanya dalam ketenangan.

Adegan sederhana itu membawa mereka, pada satu hari yang menentukan. Semesta mulai bercanda, dengan restu yang tiba-tiba di hari ulang tahun mama si wanita. Mereka bersama tanpa ada kata meminta dan mengatakan ‘iya’.

Sebulan kemudian, ada kunjungan yang tiba-tiba. Cincin yang begitu saja dibawa. Mereka bertunangan. Segalanya terlihat begitu sempurna? Siapapun akan mengira hal yang sama. Tanpa ada yang tahu, beberapa bulan hingga tahun yang lalu. Ada kehilangan yang mendalam, ada marah yang membuncah dan kecewa yang tak terkira. Bukan waktu yang sebentar. Inilah kadonya. Pertemuan tiba-tiba yang penuh bahagia.

Beginilah semesta saat bercanda. Yang perlu dilakukan hanya percaya. Ada kekuatan Yang Maha Segalanya. Kini mereka sedang menghitung hari. Bertengkar hingga tengah malam. Berpelukan tanpa jeda. Dan masih jatuh cinta pada secangkir susu cokelat, setiap pagi.

TUJUH. Let me show you to the world.

A post shared by ayu miranty (@ayumiranty) on

Wanita itu saya. Laki-laki itu dia. Terima kasih semesta, sudah mengajak kami bercanda.

[For Him] Ini Bukan Kata Seperti Biasanya..

pamelasanfordtypepadcom

©theodysseyonline.com

Saat ada yang memberi sesuatu yang bernilai 1, apakah kamu akan memberikan angka dengan nominal yang sama? Apalagi jika dia adalah orang paling berpengaruh. Kalau bisa, berikan angka yang tidak terhingga.

Begini, saya sedang jatuh cinta. Dia banyak memberikan hal yang tidak bisa dihitung dengan angka. Yang membalasnya, saya pun tidak tahu bagaimana caranya. Baiklah, kali ini saya ingin memberikan sesuatu pada seseorang. Yang saat dia memilikinya, saya ada di dalamnya. Jadi, bantu saya menemukan pemberian yang sesuai untuknya.

Dia sangat suka lari. Memberikan kado sepatu lari terbaru dengan brand ternama, awalnya saya pikir itu adalah pilihan yang tepat. Tapi, setelah dipikir ia sudah memiliki kurang lebih 10 pasang sepatu di kamarnya. Jadi, itu adalah kado yang mudah ditebak. Kado yang biasa.

Dia sangat suka toys. Entahlah, saya tidak pernah mengerti dengan hobinya ini. Ada banyak mainan dengan ukuran mini tertata rapi di kamar dan meja kerjanya. Sebagai orang terdekatnya, saya mencoba mengerti. Mungkin mereka imut layaknya ketika saya melihat teddy bear besar berwarna coklat dengan pita merah di lehernya. Apakah ia akan suka jika saya menambah koleksi mainannya? Ternyata tidak, beberapa hari yang lalu saya melihatnya mengepak mainan kesukaannya. Menumpuknya di antara kardus lainnya.

Lets ride it out… #tomica #jeep #toysphotography #gift #toys #limitedseries #adorablepiece #jeepwrangler

A post shared by Charis (@charischars) on

Memikirkan apa yang disukainya, sedikit lelah rasanya. Lalu, saya mencoba untuk memikirkan apa yang kami sukai. Bermain kata. Saya dan dia suka sekali bermain kata-kata. Biasanya kami akan membuat kata-kata pada notes, dan mengirimya setiap hari. Menurut kami, kata-kata memiliki kekuatan tersendiri untuk menunjukkan sesuatu. Lalu, apakah seharusnya saya memberinya kata-kata dengan cara yang berbeda?

Penjelajahan via internet dimulai. Hingga akhirnya saya menemukan sesuatu yang tidak biasa.

Your shirt should be like your bed. It just feels like you are home when you are in it. Saya menyukai kata-kata pada Design Kaos. Saat memakainya, semoga ia merasa ada saya di dalamnya. Ide-ide gila mulai menyambar tentang Custom Tshirt, Kaos Custom, Design Kaos, Design Tshirt, Print Kaos, Print Tshirt dan masih banyak yang lainnya. Lalu, apakah bisa jika saya membuat desain sendiri?

Kata kunci Design Tshirt online, Design Your Own Tshirt dan Online Tshirt Creator hasil pencarian di internet mempertemukan saya dengan sebuah platform creative shirt bernama Utees.me. Saat pertama kali melihatnya yang ada dalam benak adalah “Damn, finally I find you”

Bikin makin tertarik adalah semua Design Kaos punya kategori tersendiri, mulai dari lifestyle, music, geek, romance, cocial, party, inspirations dan juga illustration. Semua orang bisa mengekspresikan dirinya dengan membuat Design Kaos dan juga Design Tshirt sesuai dengan personality dan kecintaannya. Bisa dilihat di sini ya!

Seperti saya yang ingin memberikan pemberian yang orisinil, berbeda dan nggak biasa. Utees.me menjadi pilihan untuk bisa Custom Tshirt sendiri. Setelah menjalani proses stalking yang cukup lama, akhirnya menemukan jika Utees.me menyediakan Online Tshirt Creator. So, siapa saja bisa membuat Design Kaos sendiri.

Let me try. Pertama saya harus login menggunakan akun Utees.me. Karena masih newbie, maka harus login dulu dan melakukan registrasi. Setelah beres, bisa pilih kaos sesuai model yang diinginkan. Ada kaos pria, wanita, dan juga anak-anak. Ukurannya juga variatif banget, mulai dari XS hingga XXXL. Setelah itu, pilih warna. Ada berbagai macam warna yang kece dan youthful. Ah pick the red one, he will love it! Bisa juga pasang templates, memberi images dan juga text.

Karena saya ingin bermain kata-kata, maka text yang menjadi pilihan. Lalu, pilih jumlah yang dipesan, kirain bikin 1 biji aja nggak boleh. Eh, ternyata bisa. Nih, bikin makin suka! Semua penjelasan cara penggunaannya lengkap banget dan mudah dimengerti kok!

Langkah selanjutnya adalah mengisi identitas lengkap yang ada di bulk order lalu klik Add to Cart untuk pembayarannya. Saya yang nggak terlalu bisa design, ternyata bisa juga membuat Design Kaos. Kabar gembiranya lagi, dengan berbelanja Custom Tshirt menggunakan akun Utees.me bisa mendapatkan free shipping ke seluruh kota di Indonesia.

Jadi, buat yang ingin memberikan sesuatu yang berbeda untuk mereka yang tercinta. Utees.me ini bisa menjadi pilihan yang tidak biasa. Mau Custom Tshirt, Kaos Custom, Design Kaos, Design Tshirt, Design Tshirt online, Print Kaos, Print Tshirt, Design Your Own Tshirt, Online Tshirt Creator. Semuanya bisa dilakukan di Utees.me!

Dan, inilah kata-kata yang sedang dimainkan. Mengajaknya entah kemana, bersama.

uteesme-banner

 

 

Partner of Life: Buku Tua Yang Tak Bosan Dibaca

still life in chiaroscuro: opened antique book, a swan feather and a red rose in a vase

still life in chiaroscuro: opened antique book, a swan feather and a red rose in a vase

“Karena mengenalnya bagaikan membaca buku tua yang tiada habisnya. Selalu ada cerita dan kejutan baru di dalamnya. Biarpun dengan buku yang sama”

Partner of life, tema ini selalu menjadi perbincangan dalam setiap cerita. Rasanya tiada bosannya. Ingin rasanya memutar waktu untuk lebih cepat berjalan, agar segera menemukan. Impian tentang sosok pangeran berkuda yang membangunkan puteri dengan satu ciuman, rasanya setiap wanita pernah memimpikannya. Namun, hidup tidak sesederhana dongeng pangeran dan puteri yang bahagia selama-lamanya pada akhir cerita. Hidup yang sebenarnya, mempertemukan seorang puteri dengan banyak pangeran. Namun, hanya satu yang akan menjadi selamanya.

Hidup itu bagaikan memasuki sebuah perpustakaan. Bahagia atau tidak, bergantung pada buku yang ingin dibaca.

Terkadang, buku tersebut hanya menarik pada lembar kedua dan ketiga. Bahkan, pada lembar pertama, sebagian orang pun ada yang sudah menyerah untuk membacanya. Tampilan gambar dan warna buku yang menarik belum tentu memberikan cerita yang diinginkan. Mungkin, cobalah memilih buku tanpa cover, gambar atau warna. Buku yang polos lebih menarik, karena tidak mudah ditebak. Memang ada rasa ragu yang mengganggu, tapi bukankah buku ini paling berbeda dari ribuan buku lainnya?

Pada lembar pertama, ada banyak cerita bahagia, karakter menyenangkan dan kalimat magis yang membuat siapa saja untuk terus membaca. Bahkan, kamu rela meluangkan waktu untuk membuat notes kecil, membacanya berulang kali hingga membawanya sebelum tidur. Cerita tentang karakter utama sangat membuat bahagia, ada banyak hal unik yang dimilikinya. Kamu pun terus membacanya, tidak peduli pagi sudah datang, tidak peduli mata telah lelah. Hatimu senang, itu sudah cukup.

Pada lembar ke duapuluh, karakter utama semakin dikenal. Masa lalunya mulai terungkap, keburukannya sudah mulai terlihat. Namun, kamu tetap membacanya tanpa henti.

Caranya menghadapi kehidupan, berbuat kesalahan hingga memperbaikinya membuatmu sadar, dia sedang tumbuh.

Proses ini sangat menarik, hingga kamu melewatkan makan malam romantis di atas sungai dengan suara aliran air yang tenang dan temaram lampu yang sayu.

Pada lembar ke limapuluh, karakter dalam buku tersebut sudah mampu membuatmu merasakan apa yang dirasakannya. Saat ia marah, kamu akan memaki dalam hati. Ketika sedih, matamu ikut berkaca-kaca. Saat gembira, senyummu rasanya tiada lelah mengembang.

Pada setiap lembar yang selanjutnya, selalu ada kejutan yang tak terduga. Selalu ada cerita yang membuatmu bahagia dan sedih dalam waktu yang sama. Biar pun setiap hari dibaca, rasanya tiada habisnya. Terkadang ada ragu, tapi siapa pun pasti ingin tahu akhir ceritanya.

Bersamanya bagaikan membaca buku tua yang tiada habis ceritanya. Selalu ada kejutan yang tersimpan, sedih yang terpendam dan bahagia yang panjang. Ada banyak halaman kosong di dalamnya, yang jika dituliskan akan menjadi cerita terbaik yang pernah ada.

Teman hidup bukanlah seseorang yang bisa digenggam tangannya setiap saat. Bukan yang mengucap kata sayang setiap malam. Bukan yang kamu peluk,cium dan tunjukkan di depan ribuan orang.

Teman hidup adalah dia yang bersedia membuka setiap lembar buku yang ingin kamu baca. Membuka setiap pintu yang ingin kamu masuki. Dia yang membawamu menuju tempat paling tinggi dan paling indah yang pernah ada. Dia yang memelukmu dalam dingin dan takut. Dan dia yang menuliskan cerita hidupnya hanya dalam hidupmu.

Morning People, bersiaplah membaca dan selamat jatuh cinta pada setiap lembarnya!

Who Says You Can’t Move on?

il_fullxfull.258209864

“Sedihmu hanya sementara, sedangkan bahagiamu panjang dan kokoh”

Bohong jika sedih itu perasaan yang mudah untuk diatasi. Anak berumur 5 tahun saja bisa merasakan kesedihan yang mendalam saat es krimnya terjatuh. Sayangnya, dunia ini tidak memberikan kesedihan sesederhana es krim yang dapat dibeli kembali. Biarpun, ingatan tentang es krim pertama tidak akan pernah terganti.

Ribuan orang mengalami kesedihan setiap detiknya, jadi jangan merasa sendiri. Terkadang, saya bertemu dengan seseorang yang ‘ingin dinilai paling sedih’. Padahal, hal itu hanya membuat terlihat sangat lemah. Tidak ada tingkatan dalam sedih, yang ada adalah bagaimana cara menyikapi kesedihan tersebut.

Jika sudah bosan untuk merasa sedih, mari mengikuti perjalanan berikut dan membuktikan jika sedih itu bisa hanya sementara.

Bersiap sedih

Sedih, ada persiapannya? Pergi traveling aja ada persiapannya, sedih juga ada dong. Well, memang tidak ada siapapun yang ingin merasa sedih nantinya. Tenang, persiapan ini tidak akan lama. Namun, cukup menguras hati dan perasaan. Mari bicara cinta. Saya sangat suka kalimat ajaib ini.

“Bertemu dan jatuh cinta, lalu bersiaplah karena perpisahan adalah hal yang paling pasti”.

Ketika jatuh cinta, pada umumnya yang terlihat hanya bahagianya saja. Tanpa disadari, semakin besar rasa cinta tersebut, maka semakin besar pula peluang untuk sakit.

Ini sangat sulit, namun akan lebih baik jika sudah mempersiapkannya dari awal. Walaupun, terdengar sangat mustahil. Bangunlah sebuah tembok besar, yang akan tetap berdiri kokoh saat tembok lainnya harus runtuh. Artinya, persiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Masih ingat jika perpisahan adalah hal yang paling pasti? Kamu berhak hidup bahagia, bersiaplah saja.

Berikan waktu

Ketika sedih datang, berikan waktu. Biarkan dia ‘mengajarkanmu’ cara untuk menjadi lebih kuat. Bersabarlah pada kesibukan yang baik seperti, bekerja, berjuang meraih impian dan mendekatkan diri pada-Nya. Waktu adalah penyembuh. Sedihlah pada waktunya, itu wajar. Besok sudah berganti hari, sedihmu juga akan terganti.

Hadapilah!

Lemah saat merasa sedih itu, karena tidak dihadapi saja kok. Sebagian besar orang sengaja menghindari segala sesuatu yang membuatnya sedih. Untuk permulaan sih boleh saja, tapi tidak untuk seterusnya ya. Jangan membatasi diri.

Jangan berhenti makan es krim rasa berry hanya karena itu adalah makanan kesukaan kamu dan mantan, misalnya. Es krim rasa berry tidak melakukan kesalahan, mereka tetap yummy dalam keadaan apapun. Biarkan saja kenangannya meleleh, lalu nikmati rasanya yang menyenangkan.

Jangan berhenti melakukan kebiasaan kamu untuk ke toko buku, hanya karena kamu selalu bersama mantan saat kesana. Jangan ubah yang kamu sukai, karena siapapun tidak bisa mengantikan kebahagiaanmu. Biarkan saja kenangannya hidup, toh itu hanya sebuah ingatan.

Temukan bahagia

“Apa yang membuatmu bahagia?”

Sederhana saja, tanyakan hal ini setiap pagi. Lalu, lakukan jawabannya hari itu juga. Bahagia itu sesederhana meluangkan waktu untuk pulang dan berlama-lama ngobrol bersama keluarga. Atau sesederhana menikmati hot chocolate di café favorit sambil melihat senja. Hanya kamu yang tahu.

Berdamai dengan masa lalu

Berdamai dengan the hardest enemy ini memang bukanlah hal yang mudah. Begini, percayalah jika yang terjadi padamu sudah tertulis. Itu artinya, kamu akan melewatinya. Maka, pilihlah untuk melaluinya dengan kedamaian. Bukan takut dan terus bersembunyi.

Saat karir down, mulailah kembali dengan penuh percaya diri. Percayalah, saat roda kehidupan memutar hidupmu berada di paling dasar. Nantinya kamu akan melesat naik dengan mudah. Berbeda dengan yang sering berada di atas, mereka lemah dibuai pemandangan langit yang terkadang semu.

Saat langkah tak lagi berat, dan senyumu sulit untuk pudar. Selamat kamu telah berdamai dan menjadi pemenangnya!

Lalu, siapa bilang kamu nggak bisa move on?

Stop Being Busy, Let’s Enjoy Life and Laugh!

IMG-20150707-WA0007

“Sibuk bukan menjadi alasan untuk berhenti menikmati hidup. Ibu kota dan ribuan aktivitasnya memang terkadang penat, namun ada banyak alasan untuk tetap bisa menikmatinya. Let’s make laugh!”

Kehidupan masyarakat urban memang menuntut individu untuk stay on active and make progress everytime. Namun, bukan berarti dalam waktu 24 jam kamu harus terpaku di depan layar dan relasi di saluran telepon, bukan?

Setiap orang memiliki kehidupan yang harus dinikmatinya. Look at around you, there are so many things you need to enjoy. Salah satu masalah sosial pada wanita yang biasa dihadapi adalah, kurang percaya diri untuk memiliki kehidupan sosial untuk diri sendiri. So, jangan batasi diri dan mulailah untuk berteman dan menemukan hal baru dalam hidup.

Take time
Bagi kamu sang workaholic, jangan selalu mengambil lembur setiap hari. Manfaatkan senja sore yang cerah untuk menghubungi sahabat lama dan mengajaknya minum kopi bersama. Bila perlu, tentukan jadwal hangout agar kamu tidak selalu terlarut dalam pekerjaan.

Be cheerful and friendly
Sikap kamu yang cool, mungkin sedikit membuat orang lain berpikir dua kali untuk mengajak ngobrol. It’s you choice for being cool, but shows your smile and warm. Kunci dalam menjalin hubungan sosial yang baik adalah dengan memasang wajah ramah dan menunjukkan perhatian pada orang lain.

Try something new
Keluarlah dari zona nyaman selama ini, kantor-café-apartemen, stop doing that! Beranikan dirimu untuk berkunjung ke tempat atau komunitas baru. Pergi ke tempat yoga atau bergabung dengan komunitas fashion bisa menjadi pilihan. Temukan orang-orang baru yang akan mengubah hidupmu menjadi lebih berbeda.

Forget the past
Masa lalu terkadang menyisakan ingatan yang tidak ingin diingat. Namun, dengan selalu menghindarinya, tidak akan membuat kamu menjadi pribadi yang ‘bebas’. Saat bertemu dengan seseorang dari masa lalu, hadapilah dan sambut dengan senyum terbaikmu. Ingatlah, jika masa lalu telah berlalu. Ini adalah masa sekarang, dengan kamu yang baru.

Morning People, jangan batasi dirimu dengan tumpukan pekerjaan dan rutinitas yang mengikat. See, you deserve to get a better life. Nikmati hidupmu, mulailah dengan berteman dengan baik dan mulailah tertawa. Then, love will come along!

I Wanna Go: Verona, Italia!

verona view

“Tempat apa yang paling ingin kamu tuju?”
“Verona, Italia” Jawabku singkat.

Kecintaan menonton film, seolah selalu memberikan pengalaman tersendiri. Jika pada umumnya sebagian orang menonton film hanya ingin tahu alur ceritanya, pemeran yang good looking atau efek film yang membuat takjub. I prefer to look deeply. Sebuah film berhasil membuat saya truly, passionately, in love with it.

Letters to Juliet, film yang disutradarai oleh Gary Winick dan rilis pada tahun 2010 ini berhasil membuat jatuh cinta. Bukan hanya the background of Juliet’s history nya saja yang membuat menarik. Namun, juga tempat bersejarah yang super indah sebagai lokasi pengambilan gambar. Ketertarikan dengan film serta fenomena The wall of Juliet di dalamnya, makes me want to fly to Verona and meets ‘Juliet’.

Well, this is why I choose Verona as my dreamy place to go.

Juliet’s History

juliet's wall1Romeo and Juliet story, who doesn’t know it? Kedua icon ini telah menjadi perwujudan kisah cinta tragis dan memilukan sejak abad ke 13. Yup, talking about Shakespeare, Romeo and Juliet is like a never ending story. Lokasi utama pembuatan film ini ada di Casa di Giuletta, yang merupakan tempat tinggal Juliet.

Juliet’s house, begitulah orang Verona menyebutnya. Yang menarik di sana bukan hanya Juliet’s tomb, atau Juliet’s balcony saja. Namun, fenomena The Wall of Juliet yang mampu menarik perhatian dunia. Jadi, di sana terdapat sebuah tembok, yang siapa saja bisa menuliskan surat untuk Juliet. Menariknya, surat-surat tersebut akan dibalas langsung oleh Secretary Juliet.

Saya ingin menjadi salah satu orang yang bisa menuliskan surat untuk Juliet dan mendapatkan balasan darinya. Biarpun sebagian besar pengunjung tahu yang membalas surat mereka adalah Secretary of Juliet, atau volunteer di Casa di Giuletta ini. Namun, tetap saja mereka merasa jika Julietlah yang telah membalasnya. Sounds Venona want Juliet’s story alive like forever.

 Romantic place

vineyardI found a lot of romantic place in this movie. Sebut saja vineyard yang ada di Caparzo, Soeva dan juga Palio yang merupakan lokasi balap kuda yang sangat legendaris.

arena+verona6Cause I do romantic things, ingin sekali rasanya bisa melangkahkan kaki ke Arena. Yup, amphitheater terbesar yang ada di Verona ini sering mengadakan pertunjukkan opera yang memikat.

20Jika datang dengan pasangan, nikmati nuansa romantic terpopuler di La Fontanina. Ini merupakan restoran legendaris yang menyajikan menu makanan tradisional Italia seperti foie gras. Biarpun tidak sepopuler risotto, namun menapakkan kaki dan melihat keindahan restoran ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Apalagi, jika datang dengan yang tersayang. What a romantic!

Movie’s point of view

New Movie (8).Movie_SnapshotFilm ini menceritakan tentang kisah cinta seorang wanita bernama Claire yang ingin menemukan cinta sejatinya, Lorenzo setelah 50 tahun. Basically, keinginan ini muncul karena balasan surat dari Juliet yang pernah dikirimnya dulu. Sounds crazy, huh? But it’s really happened in the movie.

Biarpun bukan Juliet sendiri yang mengatakannya, namun ada hal manis yang sulit untuk dilupakan dalam beberapa scene di film ini. Yakni, saat Claire membacakan surat balasan dari Juliet pada hari pernikahannya (with her truly love, Lorenzo). The finally meet, actually!

Dear Claire,
what and if are two words as non-threatening as words can be. But put them together side by side, and they have the power to haunt you for the rest of your life. What if? I don’t know how your story ended, but if what you felt then was true love, then it’s never too late. If it was true then, why wouldn’t it be true now? You need only the courage to follow your heart. I don’t know what a love like Juliet’s feels like, a love to leave loved ones for, a love to cross oceans for, but I’d like to believe, if I ever were to feel it, that I’d have the courage to seize it. And Claire, if you didn’t I hope one day that you will. All my love, Juliet.

What a sweet love letter! Surat ini menuntun untuk tidak berhenti mengejar apa yang kamu yakini. If it was true then, why wouldn’t it be true now?